Bupati Konkep Rifqi Saifullah Razak ST bersama Wakil Bupati Konkep Muhammad Farid SE dan Ketua DPRD Konkep Ishak saat melepas ratusan peserta Festival Mekoloro di Pelabuhan Rakyat Langara, Jumat (15/5/2026)
Langara, detikfokus.id – Festival Bahari Pulau Wawonii 2026 resmi dibuka. Bupati Konawe Kepulauan melepas ratusan peserta lomba mancing atau Mekoloro yang terdiri dari kategori modern dan tradisional di Pulau Wawonii.
Lomba mancing yang menjadi salah satu rangkaian utama Festival Bahari Pulau Wawonii tahun 2026 yang juga masuk dalam agenda tahunan Pemkab Konkep tersebut, diikuti ratusan peserta mancing dari luar Pulau Wawonii.
Bupati Konawe Kepulauan, Rifqi Saifullah Razak ST, menyebut Festival Bahari sebagai bagian penting dalam rangkaian Festival Pulau Wawonii 2026. Ia berharap event ini mampu mendongkrak pariwisata dan menggerakkan ekonomi masyarakat di Pulau Wawonii.

Festival Bahari Pulau Wawonii resmi digelar sebagai salah satu agenda utama Festival Pulau Wawonii yang berlangsung 14-24 Mei 2026.
“Festival Bahari sendiri merupakan bagian dari rangkaian Festival Pulau Wawonii yang digelar 14-24 Mei 2026. Sebenarnya akan kita selenggarakan pada saat peringatan HUT Konkep ke-13 yang diperingati pada tanggal 12 April 2026, tetapi bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT Sultra, sehingga kita undur dengan harapan semoga Festival ini bisa ramai dan banyak dikunjungi dari luar Pulau wawonii,” jelasnya.
Lebih lanjut Politikus Muda Partai Demokrat Konkep tersebut berharap melalui rangkaian kegiatan festival Pulau Wawonii potensi kelautan dan budaya Wawonii semakin dikenal luas, sekaligus memberikan dampak langsung pada pendapatan pelaku UMKM dan masyarakat setempat.
“Selain lomba mancing atau mekoloro, Festival Bahari tahun ini juga diselenggarakan beberapa lomba lainnya antara lain lomba Humulu, Meoti-oti, dan Montunu Ika, jadi yangbtidak sanggup memancing, apalagi ayunan ombakntimur saat ini cukup kencang, bisa mengikuti lomba Humulu dan Meotioti,” ujarnya.

Ketua panitia Festival Mekoloro Tahun 2026, Iskandar SPd MAP melaporkan untuk kategori modern diikuti sebanyak 39 tim dengan total 229 peserta. Sementara kategori tradisional diikuti 45 tim dengan jumlah peserta sekitar 230 orang.
“Kami selaku panitia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu, baik secara moril maupun materiil. Khususnya kepada para sponsorsip,” ujarnya.
Penulis: Muhammad Zalfa
Editor: Tim Redaksi












