Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak ST saat membuka manasik haji di Kantor Departemen Agama Kabupaten Konawe Kepulauan, belum lama ini.
Langara, detikfokus.id – Bupati Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Rifqi Saifullah Razak dan Wakilnya, Muhammad Farid resmi membuka kegiatan manasik kepada 19 orang Jamaah Calon Haji (JCH) di kantor Kementerian Agama Konkep belum lama ini.
Saat menyampaikan sambutan, Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak berpesan kepada 19 JCH asal Pulau Wawonii itu, agar benar-benar fokus melaksanakan ibadah haji, sehingga menjadi haji mabrur sepulang dari tanah suci.

“Kami yakin bahwa saudara-saudara dalam melaksanakan haji tidak didorong hal-hal lain, melainkan didorong niat karena Allah, bukan karena supaya dipuji orang lain, atau mencari harta kekayaan di Mekah sana, tetapi melaksanakan ibadah haji karena didorong oleh iman dan takwa kepada Allah SWT,” pesannya.
Nantinya, sambung Rifqi Saifullah Razak, saudara-saudara akan bertemu berkumpul dengan para Jamaah Calon Haji dari seluruh penjuru belahan dunia, tentu saudara-saudara akan menjumpai banyak hal yang tidak sama seperti saudara-saudara.
“Mungkin saja dari bau tubuhnya, logatnya, atau dalam pelaksanaan manasik ibadah hajinya, janganlah merasa usil dan benar sendiri. Yang terpenting saudara menata dan memperbaiki diri sendiri serta melaksanakan ibadah haji dengan sebaik-baiknya,” tambahnya mengingatkan.

Melalui kesempatan itu juga, ia mengapresiasi Kantor Kementerian Agama Konkep beserta jajarannya, dan semua pihak yang telah menyelenggarakan manasik haji, guna memberikan wawasan pengetahuan, serta sikap perilaku dalam menunaikan ibadah yang baik.
“Kami berharap melalui bimbingan ini, para jamaah calon haji bukan hanya sekadar pengetahuan ibadah haji tetapi namun juga memberikan bekal yang Insaa Allah cukup dan bermanfaat dipraktekkan di tanah suci,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Kandepag Konkep, H. Ahmad Lita Rendelangi, S.Ag.,M.Pdi menyampaikan bahwa JCH asal Konkep mengalami peningkatan, dari 13 orang naik menjadi 19 orang.
“Dari 19 orang, hanya tiga orang laki-laki. Mudah-mudahan Ibu-ibu bisa melaksanakan semua rukun haji. Mereka menunggu rata-rata lebih dari sepuluh tahun. Allhamdulillah mereka ditakdirkan untuk melaksanakan rukun iman yang ke lima. Manfaatkan sebaik-baiknya, karena tidak semua orang memiliki kesempatan mendapatkan panggilan Allah ke tanah suci,” pintanya.
Karena itu, ia berpesan, jika ada yang berniat ke tanah suci, sesegera mungkin mendaftarkan diri, jangan menunggu masa tuanya, karena ke depan daftar tunggu nanti 20 tahun baru bisa berangkat.
“Ikhtiarnya segera mendaftar, persoalan bahwa puluhan tahun itu soal lain. Jangan nanti tua baru daftar,” jelasnya. (Mz)













