203 Pegawai PPPK Jadi Energi Baru Pemkab Konkep

Daerah432 Dilihat

Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak ST didampingi Wakilnya, Muhammad Farid SE, Sekda Konkep, Ir H, Cecep Trisnajayadi MM, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat Setda Konkep, Dra Hj Nurul Hidayati dan Kepala BKPSDM Konkep, Umar S.Pd saat penyerahan SK PPPK di Aula Kantor Bupati Konkep, Senin (21/4).

 

Langara, detikfokus.id – Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) akhirnya jawab keresahan ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Lingkup Pemkab Konkep yang selama ini menunggu kepastian terkait status resmi mereka sebagai Apartur Sipil Negara.

Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini Nasional tanggal 21 April 2025, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Rifqi Saifullah Razak ST dan Muhammad Farid SE resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) sebanyak 203 PPPK pengangkatan Tahun 2024 di Aula Kantor Bupati Konkep, Senin (21/4).

Sebanyak 203 orang PPPK yang menerima SK tersebut diberikan pengarahan langsung oleh Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak ST. Dalam pengarahannya, ia menyampaikan bahwa dengan resminya pengangkatan 203 orang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) maka menjadi energi baru Pemkab Konkep dalam melaksanakan roda pemerintahan.

d

“Dengan hadirnya kalian, dengan lingkungan kerja yang kita ciptakan ini maka menjadi energi baru dan warna baru Pemerintahan Kabupaten Konawe Kepulauan,” jelasnya.

Karena itu, Rifqi Saifullah Razak menekankan kepada ASN yang baru saja menerima SK agar selalu disiplin menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai abdi Negara.

“Saya tidak mengenal satu persatu dengan berbagai latar belakang, yang saya tahu bahwa ketika kalian sudah bekerja dan tinggal di Pulau Wawonii maka saya anggap kalian adalah orang Wawonii,” ungkapnya.

Jika demikian, kata mantan anggota DPRD Provinsi Sultra itu, jangan menanyakan apa yang daerah berikan, tetapi tanyakan apa sumbangsih yang kalian berikan terhadap daerah.

“Tolong berikan segala sumbangsih pikiran, semangat dan etos kerja yang kuat untuk kampung kita tercinta. Saya ingin putra-putri Wawonii tidak lagi menundukkan kepala ketika keluar karena malu mengakui daerahnya. Saya ingin putra-putri Wawonii bangga mengatakan bahwa saya asli Wawonii,” tegasnya.(Mz/Chand)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *