Nelayan Hilang di Konkep, Ditemukan Mengapung di Perairan Cempedak

Daerah608 Dilihat

Proses evakuasi korban oleh Tim SAR Gabungan menuju rumah duka di Desa Baho Puuwulu Kecamatan Wawonii Tengah, Konawe Kepulauan, Sabtu (28/6).

Langara, detikfokus.id – Nelayan asal Desa Baho Puuwulu Kecamatan Wawonii Tengah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) yang dikabarkan hilang saat mencari ikan di Perairan antara Pulau Hari dan Pulau Cempedak ditemukan mengapung tidak jauh dari dugaan LKP (Last Known Position).

Korban, Lagata (77 tahun) ditemukan pada pukul 13.35 dalam keadaan meninggal dunia (MD) oleh Tim Gabungan Basarnas Kendari dalam Operasi Pencarian Hari ke-4 sekitar 221 meter dari lokasi tempat ditemukannya long boat milik korban yang dalam kondisi karam.

Tim SAR Gabungan yang kembali melanjutkan pencarian di hari ke empat, membagi dua pencarian yakni Tim 1 dengan menggunakan RIB menyisir seluas 4,73 NM² dan Tim 2 dengan menggunakan longboat menyisir daerah pesisir sebelah utara Pulau Cempedak hingga dipesisir Labuan Beropa dengan luas area pencarian 8,4 NM².

Kronolgi kejadian berdasarkan laporan resmi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Kendari, Amiruddin AS menjelaskan bahwa pada tanggal 25 Juni 2025 pukul 05.30 Wita korban berangkat memancing disekitar perairan antara Pulau Cempedak dan Pulau Hari, kebiasaan korban kembali dari aktifitas memancingnya pada siang hari namun hingga informasi diterima, korban belum pulang, dan upaya pencarian mandiri oleh pihak keluarga telah dilakukan dengan hasil nihil.

Berdasarkan kejadian tersebut pada tanggal 25 Juni 2025 pukul 22.57 Wita Comm Centre KPP Kendari menerima informasi dari salah satu anak korban, Muslan yang melaporkan bahwa satu orang nelayan yang belum kembali dari memancing disekitar perairan antara Pulau cempedak dan Pulau hari dan dilakukan upaya pencarian korban.

Lebih lanjut Kepala KPP Kendari menjelaskan bahwa dalam pencaraian oleh Tim SAR gabungan tersebut melibatkan unsur Staf Ops KPP Kendari, Rescuer KPP Kendari, ABK KN SAR Pacitan, Nelayan setempat dan Keluarga korban. Dengan ditemukannya korban dalam keadaan MD dan telah diserahkan kepada pihak keluarga, Ops SAR gabungan pencarian nelayan asal Konkep tersebut dinyatakan ditutup.

Penulis: Muhammad Zalfa
Editor: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *