Festival Mancing Wawonii Tumbuhkan Kesadaran Masyarakat Lindungi Biota Laut

Daerah560 Dilihat

Bupati Amrullah saat menyerahkan hadiah para juara festival mancing Wawonii ke-III kategori tradisional di Pelataran Pelabuhan Rakyat Langara, Minggu (28/4).

LANGARA, detikfokus.id – Festival Mancing Wawonii yang digelar selama tiga tahun berturut-turut kini mulai membuahkan hasil dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan alat tangkap ramah lingkungan demi melindungi biota laut di perairan Pulau Wawonii.

Ketua Panitian Festival Mancing Wawonii ke-III, Mahmud SP MPW mengatakan antusias masyarakat terutama para nelayan tradisional di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) cukup tinggi dalam mengikuti event yang kini telah masuk agenda tahunan tersebut dan diharap terus mendorong kesadaran para nelayan untuk menggunakan alat tangkap ramah lingkunga demi kelestarian biota laut di perairan Wawonii.

Tim Angler Nekat, salah satu tim pesrta Festival Mancing Wawonii ke-III dari Pulau Bali

“Sangat antusias, dengan waktu pendaftaran yang hanya enam hari, tetapi terbukti bawa peserta pemancing moderen itu sampai 37 tim dengan peserta kurang lebih 300, kemudian pemancing tradisional ada 70 tim pesertanya 296, jadi memang dari tiga kali penyelenggaraan event kegiatan kita lakukan terbanyak tahun ini, jadi antusias masyarakat cukup tinggi,” ujarnya.

mengatakan bahwa semangat pelaksanaan festival mancing tersebut selain untuk ajang promosi potensi bahari Pulau Wawonii juga sebagai salah satu upaya untuk mengajak masyarakat terutama para nelayan untuk bersama-sama menjaga kelestarian biota laut dengan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan.

Suasana penimbangan ikan hasil pancing Festival Mancing Wawonii ke-III dalam rangka peringatan HUT Konkep ke-11.

“Pertama tentu kita berharap bahwa menumbuhkan semangat kecintaan terhadap Pulau Wawonii yang nota bene bahwa daerah ini adalah daerah kepulauan yang sepanjang pesiair pantainya adalah kawasan wisata bahari, kemudian berikutnya kita berharap babwa ini ada upaya kesadaran nelayan, terutama nelayan-nelayan tradisional yang nota bene adalah warga lokal untuk senantiasa menangkap ikan dengan cara yang ramah lingkungan,” ujarnya. (*)

Pesona Wawonii Tarik Perhatian Angler Asal Pulau Dewata

LANGARA, BKK – Festival Mancing Wawonii ke-III dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) ke-11 juga menarik perhatian para angler asal Pulau Dewata Bali yang juga mengambil bagian sebagai salah satu tim peserta festival mancing yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konkep bekerja sama dengan komunitas mancing Pulau Wawonii.

Salah satu peserta yang tergabung dalam Tim Angler Nekat Bali, Putu Anjay mengaku tertarik mengikuti Festival Mancing Wawonii dan menjadi salah satu kesempatan terbaik bagi timnya untuk menikmati spot-spot di perairan Wawonii.

Berbagai jenis ikan hasil tangkapan peserta Festival Mancing Wawonii ke-III kategori tradisional.

“Terima kasih kepada Pemda dan Panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, sehingga kami berkesempatan untuk menikmati mancing mania di Wawonii bersama teman-teman angler lainnya, Kami dan teman-teman pengen menyaksikan langsung festival mancing Wawonii dan ternyata banyak spot-spot yang begitu luar biasa,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Tim Angler Nekat asal Pulau Bali tersebut, Icha yang mengaku sangat mengapresiasi pelaksanaan festival mancing Wawonii yang terlaksana dengan sukses.

“Terima kasih sudah memberikan kesempatan kepada tim kami untuk bergabung dalam festival mancing Wawonii, untuk bersama-sama menikmati festival mancing ini,” ujarnya. (*)

Festival Mancing Terus Ditarget Masuk Agenda Tahunan di Pulau Wawonii

LANGARA, BKK – Sukses digelar selama tiga tahun berturut-turut, Wawonii Festival Mancing terus diupayakan menjadi salah satu kegiatan dalam agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

Bupati Amrullah saat menutup kegiatan festival mancing Wawonii ke-III di Pelabuhan Rakyat Langara, Minggu (28/4) berjanji akan berupaya mengusulkan agar festival mancing Wawonii terus diselenggarakan setiap tahun sebagai salah satu ajang promosi potensi daerah dan upaya menjaga kelestarian biota laut di Wawonii.

“Pada kesempatan ini sekali lagi Saya sampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kesediaannya mengikuti festival mancing ini, saya yakin bahwa kehadiran kita semua bukan karena mengejar hadiah, tetapi semangat kebersamaan dan persaudaraan di antara kita semua, kemudian saya tetap berkomitmen untuk mengusulkan di tahun depan dan tahun-tahun selanjutnya semoga acara ini menjadi acara rutin setiap ulang tahun Kabupaten Konawe Kepulauan kedepannya,” ujarnya. (*)

Ikan Tuna Rajai Festival Mancing Wawonii Kategori Tradisional

LANGARA, BKK – Festival Mancing Wawonii ke-III kategori tradisional dirajai oleh hasil tangkapan jenis ikan tuna dari tim Sailor atas nama Lohi dengan berat 69,75 kilo gram, juara kedua atas nama Muh Ansar dari tim Kerapu Ganas dengan jenis ikan giant trevally (GT) dengan berat 26,35 kg, kemudian juara ketiga atas nama Nurdin dari tim Kurapu Merah dengan jenis ikan kerapu berat 13,55 kg.

Sementara kategori moderen juara umum I dari tim KFA atas nama Sam dengan berat ikan 16,60 jenis ikan giant trevally, juara umum II atas nama Lybra dari tim Liras jenis ikan Dogy dengan berat 11,40 kg, juara umum III dari tim punggawa atas nama Om Jack dengan ikan jenis Ruby berbobot 11,25 kg.

Selain juara umum, Panitia Festival Mancing Wawonii juga menyediakan hadiah untuk kategori jenis spesies ikan Tuna, Travelly, Grouper, Ruby, Kakap, Wahoo dan Escolar baik peserta mancing moderen maupun mancing tradisional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *